Mahasiswa Aksi Kumpul Koin Selamatkan Kampus IAIN Ambon

Mahasiswa Aksi Kumpul Koin Selamatkan Kampus IAIN Ambon

BULA, hunimuanews.com - Mahasiswa Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, menggelar aksi kumpul-kumpul koin, untuk selamatkan kampus, apabila terjadi pemotongan terhadap Uang Kulia Tunggal (UKT) sebanyak 50 Persen. 

 

Aksi bakumpul koin ini digelar jajaran pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas  
pada Rabu, 15/07/2020 di area sekitaran kampus. Dan mendapatkan persetujuan  langsung oleh pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAIN Ambon.

 

Ketua SEMA Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Muhammad Saleh Rahantan mengatakan, langkah tersebut dilakukan mahasiswa, untuk menyelamatkan kampus IAIN Ambon tercinta itu, dari pemotongan UKT sebanyak 50 Persen.

 

Karena menurut Salah Rahantan, apabila dijalankan pihak kampus sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 515 tahun 2020, tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal pada perguruan tinggi keagamaan negeri atas dampak bencana wabah Covid-19. Maka aktivitas kampus akan ditutup.

 

"Terkait dengan pernyataan Wakil Rektor Satu, Bidan AUAK Dr. Mohdar Yanlua, MH.
 Bahwasanya kampus IAIN Ambon akan tutup, ketika melakukan pemotongan UKT sebesar 50 persen" ucap Rahantan, meniru peryantaan Yanlua, saat melakukan audensi dengan perwakilan mahasiswa di ruang kerjanya.

 

Atas peryataan wakil rektor itu, Mahasiswa merasa heran dan mustahil. Karena menurut Rahantan, apabila terjadi pemotongan UKT sebesar 50 persen, kampus IAIN Ambon akan ditutup. "Ini pernyataan sangat konyol. Dan tidak masuk akal. Dan secara langsung tidak mengindahkan keputusan Menteri Agamae RI" kata Rahantan.

 

Mahasiswa menuntut, apabila Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 515 ini tidak Indahkan, akan menggelar aksi kumpul-kumpul koin di Kota Ambon, yang melibatkan seluruh pengurus SEMA Se Kota Ambon. (HN-OPAN)