LPTQ SBT Bahas Pembinaan Qori dan Qoriah

LPTQ SBT Bahas Pembinaan  Qori dan Qoriah

 

BULA,Hunimuanews - Lembaga Pengembangan Tilawatil  Qur’an (LPTQ) kabupaten Seram Bagian Timur melakukan Rapat Koordinasi (Rakor). Agenda  ini dilakukan untuk membahas sejumlah hal penting, diantaranya pembinaan Qori dan Qoriah.

 

Rakor  tersebut dibuka  di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur, Minggu (22/4).

 

Hadir pada pembukaan Rakor tersebut,  Asisten I Seta Kabupaten SBT Nurdin Mony mewakili bupati kabupaten SBt Abdul Mukti Keliobas, pengurus LPTQ kabupaten SBT, Wakapolres SBT, ketua Majelis Ulama Indonesia kabupaten SBT, dan pimpinan Kantor Kemenag kabupaten SBT dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat di lingkup pemerintah kabupaten SBT.

 

Ketua LPTQ kabupaten SBT, Sagaf Kelrey mengatakan, Rakor  digelar untuk membahas  sejumlah masalah pokok, diantaranya evaluasi program kerja dan evaluasi kelembagaan.

 

“Evaluasi program kerja itu, pertama kita fokus pada pembinaan Qori dan Qoriah,”ungkapnya kepada wartawan usai pembukaan Rakor.

 

Biasanya, lanjut Kelrey ada dua tipe pembinaan, yaitu tipe pembinaan mendesak dan pembinaan jangka panjang.

 

“ Tapi, di sini, pembinaan yang kami maksudkan adalah  pembinaan mendesak, pembinaan dilakukan sebelum MTQ, tidak lagi setelah MTQ,”jelas Sagaf Kelrey.

 

Hal itu, lanjutnya mengingat  waktu persiapan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dan pelaksanaan tingkat MTQ provisinsi  sangat sangat singkat.

 

Dikatakan, evaluasi program tersebut juga untuk menyesuaikan program LPTQ tingkat kabupaten dan LPTQ kecamatan.

 

“Yang kedua adalah Musyawarah untuk menetapkan tuan rumah MTQ kabupaten SBT tahun  2019,”katanya.

 

Ia menambahkan, berdasarkan rekomendasi saat MTQ tingkat kabupaten di kecamatan Tutuk Tolo, ada tiga kecamatan yang akan menjadi tuan rumah MTQ berikutnya, yakni kecamatan Wakate, Pulau Gorom dan kecamatan Kiandarat. “(MTQ) di kecamatan Wakate sudah jalan. Tinggal Pulau Gorom dan Kiandarat,”katanya.

 

Karena itu, pihaknya telah bersurat kepada kedua kecamatan tersebut untuk menyampaikan kesiapan

 

“Sejauh mana kesiapan mereka untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat kabupaten,”ungkap Kelrey.

 

Bupati kabupaten SBT, Abdul Mukti Keliobas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten I Setda kabupaten SBT, Nurdin Mony berharap, selain pengembangan Tilawatil Qur’an,  program LPTQ juga diarahkan untuk pengembagan dakwah.   “Untuk merevitalisasi tugas dan fungsi LPTQ kabupaten Seram Bagian Timur,”ujarnya.

 

Karena itu, menurut Keliobas   perlu dilakukan penyegaran lembaga LPTQ,   sehingga mampu membangun konsolidasi pengurus LPTQ, agar ke depan lebih baik.

 

“Saya menyampaikan terima kasih atas segala upaya yang telah dilakukan LPTQ kabupaten Seram Bagian Timur selama ini,”terangnya. (HN - MB)