KPU Pusat Teliti Data 12 Ribu Warga SBT

KPU Pusat Teliti  Data 12  Ribu Warga SBT

 

BULA, hunimuanews.com - Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku, semakin dekat, tapi belasan ribu warga  kabupaten Seram Bagian Timur masih terancam tidak mencoblos karena belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Eletronik. Data mereka pun diserahkan kepada KPU RI.

 

Dari 14.530 warga kabupaten Seram Bagian Timur yang terancam tidak dapat melakukan pencoblosan lantaran belum memilii KTP Eletronik,  sebanyak 2.227 diantaranya telah berpeluang menggunakan hak pilih mereka. Ini, setelah KPUD berkoordinasi dengan dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan mengetahui warga tersebut telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

 

Sementara, nasib 12.303  warga lainnya belum ditentukan. Kesempatan  mereka untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Maluku pada tanggal 27 Juni  nanti belum dipastikan.

 

“ Itu (data warga belum punya KTP-red) kita kembalikan. Ini berdasarkan ketentuan itu kita harus kembalikan kepada KPU RI untuk mengkrocek kembali melalui data base,”kata ketua KPUD SBT, Junedi Mahad saat dikonfirmasi  disela pembukaan Pagelaran Seni Budaya menyongsong satu tahun Pemilu serentak 2019, Sabtu (12/5) malam

 

Junedi Mahad menjelaskan, setelah meneliti data tersebut, KPU RI menyampaikan hasilnya kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

 

“Untuk melihat lagi dalam data base Disdukcapil, mengkroscek nama by name by address,”ungkapnya.

 

Ditegaskan, bila  sampai tangal 27 Juni 2018 nama-nama warga tersebut tidak ditemukan dalam data base maka akan dicoret dari daftar pemilih.

 

“Itu sudah merupakan amanat ketentuan yang berlaku,”katanya.

 

Karena itu, warga diharapkan segera melakukan perekaman di dinas Dukcapil agar mendapatkan KTP Eletronik atau surat keterangan, sehingga dapat melakukan pencoblosan.(HN-MB)