Ketua DPRD SBT: Satgas Sangat Kecolongan

Ketua DPRD SBT: Satgas Sangat Kecolongan

BULA, hunimuanews.com - Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang terlambat tiba di pelabuhan Sesar, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kewalahan mengatur dan memeriksa suhu tubuh para penumpang kapal Sabuk 77 yang tiba di Bula. Satgas dinilai kecolongan karena tidak berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. 

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD SBT, Noaf Rumau. Dirinya mengungkapkan sangat kecewa dengan kinerja satgas penanganan Corona Virus Disease ini, pasalnya sesuai dengan informasi yang diketahui satuan tugas tersebut telah siap disetiap pintu masuk di daerah ini. 


"Saya dan semua anggota DPRD ini datang kesini, tujuannya untuk memastikan sampai sejauh mana kerja tim covid dalam mengawasi pintu-pintu masuk baik darat, laut maupun udara, dan yang saya lihat tim sangat kecolongan besar ini"', Sesal Rumau

 

Rumau menilai, tim satgas kurang berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama pihak syahbandar. "sebab terlambat atau tidaknya setiap kapal yang tiba di pelabuhan tentu diketahui oleh pihak pelabuhan ini", terangnya


Politisi PKS ini mengaku, saat dirinya bersama sejumlah anggota DPRD lainnya yang tiba lebih awal di Pelabuhan Sesar, pada Kamis (17/4/2020) sontak kaget, pasalnya penumpang yang datang dari kota Sorong, Papua Barat itu telah menginjak kakinya di kota Bula,  namun tidak dapat diatur dengan baik.


Satgas penanganan Covid-19 ini, kata Rumau terdiri dari unsur TNI-Polri, namun tidak terlihat saat kapal tersebut tiba. Ia menegaskan keadaan ini tidak dapat dikendalikan oleh tenaga kesehatan dan dinas perhubungan saja, melainkan semua pihak terkait, terutama pihak keamanan.

 

Kejadian itu mendorong mantan Ketua Komisi B ini, mengambil langkah cepat untuk menghubungi Korps Brimob Kabupaten SBT. Tidak berselang lama, satuan keamanan ini pun tiba di pelabuhan Sesar, mereka bergerak cepat menertibkan dan memisahkan para penumpang yang telah bercampur dengan pengunjung lain  di pelabuhan tersebut.


Rumau mengatakan kinerja satgas terlihat tidak maksimal sehingga harus dievaluasi. Menurutnya hal itu harus dilakukan, agar kedepan Satuan ini kompak, saling berkoordinasi, sehingga semua pintu masuk di daerah ini dapat terpantau dengan baik.(HN-03)