Ketua DPRD SBT Noaf Rumauw, Pimpin Masa Demonstrasi Turun Lapangan

Ketua DPRD SBT Noaf Rumauw, Pimpin Masa Demonstrasi Turun Lapangan

BULA, hunimuanews.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Noaf Rumauw, dan Ketua Komisi C DPRD Abdullah Kelilauw, memimpin puluhan masa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD SBT pada Kamis, 09/07/2020, meninjau secara langsung kondisi PLN yang diteriakkan Aliansi Tabaus Tatanusi.

 

Dalam kunjungan langsung ke lapangan itu juga diikuti perwakilan wakil rakyat dapil dua. Antaranya, Hasan Day, Abdul Azis Keliandan, dan Fathul Kwairumaratu. 

 

Ketua DPRD SBT mengatakan, menyoal PLN yang diteriakkan Aliansi Tabaus Tatanusi yang pelayanannya meresahkan masyarakat itu, akan ditinjau secara langsung dilapangan. 

 

"Saya kira soal PLN, hari ini saya selaku Ketua DPRD, bersama Ketua Komisi C dan rombongan akan tiba di Kecamatan Kian Darat" ucap Noaf Rumauw, saat menjumpai pendemo di Kantor DPRD SBT.

Menurutnya, langkah ini sebagai wujud respon, atas tuntutan yang disampaikan masyarakat  terhadap DPRD. "Tidak bisa kita hanya bicara-bicara. Kita harus wujudkan dilapangan, agar bisa mengetahui sejauh mana langkah PLN rayon Kian Darat melayani masyarakat di tiga kecamatan ini" ucap Rumauw.

 

Atas respon baik ketua DPRD itu, sejumlah wakil rakyat asal dapil dua sangat memberikan apresiasi, seperti ketiga wakil rakyat diatas. Dan menurut Fathul Kwairumaratu, langkah yang diambil ketua sangat diharapkan, demi mengetahui secara jelas kondisi lapangan.

 

"Hari ini, gerakan dari Aliansi Tabaus Tatanusi, sangat mendapatkan perhatian serius dari pimpinan DPRD. Saya harapkan pengawalan PLN ini harus tuntas sampai pada masyarakat di tiga kecamatan tersebut harus kembali merasakan kenyamanan palayanan listrik seperti semula" kata Fathul.

 

Fathul juga meminta, ketua DPRD harus punya perhatian yang sama soal PLN di Kecamatan Kilmury dan Kecamatan lainnya. Khusus Kilmury Kata Fathul, 14 Desa, 22 Dusun di Kecamatan Kilmury itu, belum menikmati pelayanan listrik samapi sekarang. (HN-OPAN)