Ketua DPRD SBT : Kebudayaan Adalah Jati Diri Bangsa

Ketua DPRD SBT : Kebudayaan Adalah Jati Diri Bangsa

Gorom SBT, hunimuanews - Pagelaran budaya dengan tema Festival Kataloka  di kbupaten Seram Bagian Bagian Timur yang penuh dengan keakraban, kebersamaan, semangat dan kemeriahan disajikan  dengan lagu-lagu daerah di Kabupaten SBT, juga disuguhkan berupa tari-tarian Cakalele, Wosa Wali Wosa, Tari Bongkore dan tarian-tarian adat goran riun

Acara tersebut dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaf, Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas, Wakil Bupati SBT Fachri Husni Alkatiry,  Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Said Muzakir Assagaf, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten SBT, Kapolres SBT, SKPD Lingkup Pemprov Maluku dan Pemkab SBT, Direktur Tri Enjel Koral WWF, Ketua PKK Kabupaten SBT Ny. Yulia Misa Keliobas, para Camat dan Raja se-SBT yang juga diundang dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten SBT Agil Rumakat, saat dikonfirmasi media ini juga  mengucapkan rasa bangganya atas kedatangan Sultan Tidore Ke-37 dan memberikan nilai khusus kepada Pemkab SBT dan panitia Festival Kataloka ke tiga tahun atas kinerja mereka hingga sukses kegiatanya, terlihat dengan besarnya masyarakat yang hadir dan berharap pagelaran seni budaya atau Festival Kataloka ini dapat dilakukan setiap tahunnya. Untuk setiap aspirasi masyarakat daerah ini akan diperjuangkan dan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Maluku maupun pemerintah pusat.

Menurut Rumakat, potensi yang dimiliki Kabupaten SBT itu dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Kabupaten SBT demi terciptanya pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan seluruh rakyat di bumi yang bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

Dikatakan Rumakat misalnya berbagai potensi di bidang seni budaya dalam bentuk benda dapat dilihat, dengan banyaknya situs-situs sejarah warisan Raja dan situs-situs lainnya, yang tersebar di Kabupaten SBT.

Sedangkan potensi seni budaya bentuk benda, katanya, ada tradisi tradisi musik tradisional berupa nyanyian seperti Nagan, tradisi adat-istiadat dan lain-lain.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa kebudayaan adalah jati diri bangsa dan salah satu aspek untuk membentengi diri dari pengaruh kemajuan zaman,” ujarnya. Dan juga kegiatan ini juga sebagai salah satu promosi wisata di Kabupaten SBT.

Pasalnya  beberapa pulau dan destinasi wisata di SBT  dinilai sebagai salah satu “surga tersembunyi” di timur Indonesia provinsi maluku di antaranya Danau Sole, Pulau Koon, Bas Geser, Air panas Nif dan destinasi wisata lainnya. Kawasan SBT ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata alternatif baru di provinsi maluku.

“Dari beberapa objek wisata di SBT, menurut saya paling lengkap nilai pariwisatanya. Potensinya sangat besar untuk dikembangkan. Disitu ada pemandangan alam yang luar biasa, alamnya yang sejuk dan budaya yang begitu khas, di kabupaten yang tercinta ini,” tutupnya.