Kejari SBT Akan Usut Dugaan Korupsi di PD Mitra Karya

Kejari SBT Akan Usut Dugaan Korupsi di PD Mitra Karya

BULA, hunimuanews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Timur (SBT), akan mengusut dugaan korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Mitra Karya, terkait dana KMB Bobot Masiwang. Pasalnya, hingga saat ini kapal tersebut belum beroperasi dari tahun 2018 hingga 2020. Senin, (13/04/).

 

"Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), saya tidak berada dibelakan meja" ucap Riyadi kepada wartawan, saat diwawancarai pada Minggu, 12/04 kemarin di Kota Bula. Lanjut Riyadi, terkait masalah Tipikor dirinya langsung memimpin, dan turun jalan untuk melakukan pemeriksaan secara langsung di lapangan.

 

Karena menurut Riyadi, masalah Tipikor dirinya tidak harus berada dibelakang meja. Melainkan, dirinya harus sebagai pemimpin terdepan untuk mengetahui secara jelas keadaan di lapangan. "Masalah Tipikor saya tidak boleh berada di belakang meja" tutur Riyadi.

 

Kata Riyadi, di tahun 2018 dirinya sempat mendapatkan informasi secara lisan dari Bupati Abdul Mukti Keliobas terkait PD Mitra Karya. "Waktu saya di pendopo, bupati juga sudah pernah dijanjikan sama saya mengenai PD Mitra Karya" ucap Riyadi.

 

Usai mendapatkan informasi dari Bupati kata Riyadi, dirinya mencoba untuk mendownload di google, dan ternyata ada Peraturan Bupati (Perbub) untuk penyeledikan dana Rp. 5 milyar. "Kalau bisa kita usahan tahun ini" tutur Riyadi.  

 

Untuk itu Riyadi Berharap, semoga tahun 2020 ini ada penambahan tenaga kerja baru di Kejari SBT. Agar dapat membantu menyelesaikan semua persoalan yang ada di Bumi Ita Wotu Nusa. (HN-OPAN)