Jadi Irup Hardiknas, Bupati SBT : Guru Sebagai Kades Tugas Pokok Pendidik Diabaikan, Itu Tantangan Bagi Saya

Jadi Irup Hardiknas, Bupati SBT : Guru Sebagai Kades Tugas Pokok Pendidik Diabaikan, Itu Tantangan Bagi Saya

BULA, hunimuanews.com-Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdul Mukti Keliobas jadi Inspektur Upacara pada memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021 di kota Bula.

 

Gelaran acara yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga Kabupaten Seram Bagian pada (02/5/2021) di halaman Kantor Dinas Pendidikan yang di hadiri Wakil Bupati SBT, Kepala Pengadilan Negeri SBT, Kepala Kementrian Agama SBT, Para Asisiten Sekda dan pimpinan OPD, serta undangan lainnya.

 

Pada kesempatan itu Bupati mengungkapkan Bukan hanya tenaga medis. Para guru di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, ikut diangkat sebagai penjabat atau karateker kepala desa (kades). Tugas pokok selaku tenaga pendidik dan keseehatan justru diabaikan. 

 

Mantan ketua DPRD SBT dua periode ini, mengakui maslaah tersebut menjadi tantangan yang luar biasa dihadapinya.

 

"Ini sebuah tantangan yang luar biasa untuk saya. Sekarang, memang tenaga guru lebih banyak dimanfaatkan untuk menjadi penjabat kepala desa," ucapnya

 

Orang nomor Wahid di bumi Ita Wotu Nusa itu mengingatkan para guru yang dimanfaatkan sebagai karateker kepala desa harus menjalankan tugas sebagai karateker desa maupun tenaga pendidik.

 

"Tapi, kondisi yang kita temukan di lapangan ternyata berbeda atau terbalik. Mereka (guru) lebih banyak melaksanakan tugas sebagai kepala desa ketimbang jalankan tugas sebagai guru atau pendidik," tegasnya

 

Keliobas mengaku pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas P3MD Jafar Kwairumaratu untuk melakukan pemilihan kepala desa secara serentak setelah tahun 2021.

 

"Langkah ini dinilai sebagai solusi untuk tidak membebani para guru dalam melaksanakan tugas sebagai penjabat kepala desa. Sebaliknya (guru) dikembalikan untuk menjalankan tugas pokok selaku pendidik" tandas Keliobas

 

Selain itu, Suasana pada hari Pendidikan kali ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya.

 

Pasalnya pasca upacara, Bupati dan Wakil Bupati SBT lansung menyerahkan penghargaan kepada dewan guru yang bertugas di daerah terpencil seperti

 

Desa Loko Kecamatan Pulau Gorom, dan SD Pancoran Kecamatan Bula Barat berupa 2 unit motor dinas, serta santunan untuk keluarga dewan guru yang meninggal dunia saat menjalankan tugas.

 

Selain Guru, penghargaan juga diberikan kepada salah satu insan pers di daerah ini atas nama Mansur Boinauw dari TVRI Maluku. (HN-MR)