Hibahkan Rp 300 Juta, SR: Lanjutkan Pembangunan Masjid Desa Suru

Hibahkan Rp 300 Juta, SR: Lanjutkan Pembangunan Masjid Desa Suru

BULA, hunimuanews.com- Usai Prosesi pemancangan tiang alif Masjid Nurul Aini Negeri Administratif Suru kecamatan siritaun Wida timur Anggota DPRD SBT Samad Rumakabis dalam sambutanya mengatakan akan mengalokasikan sebagian dana aspirasinya di 2021 mendatang senilai Rp. 300.000.000 untuk melanjukan pembangunan masjid Nurul Aini desa Administratif Suru.

 

Statemen itu ia sampaikan saat diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutanya terlepas dari proses pemancangan tiang Alif yang berlangsung pada Minggu pagi pukul 05:30 (Wit) (27/12/20) berlokasi di pelataran mesjid Nurul Aini desa administratif Suru, yang dihadiri sejumlah pimpinan DPRD SBT, Asisten II bupati, Idris Rumalutur, Raja negeri waras wars, Raja Negeri Kwaos Pimpinan OPD, dan Seluruh Karateker desa se kecamatan Sirittaun Wida Timur.

 

Rumakabis menjelaskan bantuan ini tidak bermaksud untuk dipublikasikan dengan tujuan mencari popularitas dan sebagainya, melainkan sebuah tanggung jawab dan beban moril sebagai anak negeri, dan sesuai janjinya sebelum diberikan kepercayaan menjadi anggota DPRD SBT oleh masyarakat sebagai Caleg 2019 lalu, niat baik inilah yang kemudian ia tunaikan agar menjadi catatan dan amal idabadah untuk dirinya.

 

" Proses awal dari pembangunan masjid Nurul Aini desa Suru ini kurang lebih 4 tahun, berangkat dari swadaya masyarakat yang bekerja secara iklas bergotong royong sejak dari peletakan batu pertama hingga sampai pada rancangan kubah dan pemasangan tiang Alif pada kesempatan ini berlangsung aman tanpa kendala apapun". Ungkap Rumakabis.

 

Wakil Rakyat itu juga menyampaikan proses pekerjaan masjid ini tidak terlepas dari kontribusi dari berbagai pihak, yang berada di daerah maupun luar daerah, yang merasa bahwa mereka adalah warga masyarakat negeri Suru maka bantuan sumbangan dan seterusunya selalu diberikan yang notabene hanya untuk beribadah dan iklas untuk beramal.

 

"Proses pekerjaan ini banyak pihak yang membantu baik dari pemerintah daerah (Pemda) dalam bentuk finensial maupun dari sisi fisik oleh sebagian masyarakat,  khusunya masyarakat Suru yang ada d rantau mereka hanya bisa membantu memberikan sumbangan yang kiranya bermanfaat untuk dilakukan sebagai bentuk terimakasih dan amal ibadah mereka untuk membangun masjid ini". Tutur Rumakabis.


Ketua Panitia pelaksana pembangunan masjid Nurul Aini Desa Suru, Moh Ali Fauz Rumuar dalam Laporannya mengatakan dirinya selaku ketua panitia baru, yang ditunjuk beberapa waktu lalu untuk mengkordinir pelaksanaan pekerjaan dari beberapa tahap hingga sampai pada pemancangan tiang Alif, dijelaskan beberapa pekerjaan yang telah diselesaikan oleh masyarakat itu tidak terlepas dari pengawasanya hingga ia pastikan semuanya berjalan sesuai apa yang diharapkan bersama.

 

"Sejak beta diangkat sebagai ketua panitia baru, pengganti ketua panitia lama ada beberapa tahapan pekerjaan yang beta suda selesaikan diantaranya pengecoran, pengecetan, pembuatan tangga masjid, gantungan pintu, pilox tiang kaabah, pemasangan tiang usalantara, kubah masjid, bahkan sampai pada hari ini pemancangan tiang Alif, dan insya Allah terdapat 100 lembar seng yang akang dipergunakan untuk pekerjaan selanjutnya". Ungkap Ali Fauz.

 

Selaku ketua panitia ia menyadari bahwa terlaksananya pekerjaan ini tidak terlepas dari kontroling komunikasi baik antara diriny selaku Ketua, bersama sekretaris dan bendahara panitia dalam mengelola kesuksesan pekerjaan ini.

 

"Alhamdulilla tidak ada kendala teknis yang dialami masyarakat selama melaksanakan pekerjaan, mungkin kendala yang terjadi diluar dugaan kita, misalnya hajatan orng maninggal, hajatan tahlilan dan lain sebagainya, ini yang kemudian menjadi kendala kita, namun kalau kendala teknis yang menghambat pekerjaan Beta rasa sg ada sama skali". Pungkas Rumuar.

 

Mewakili segenap panitia merek berharap pekerjaan mulia ini muda mudahan menjadi wadah silaturahami, serta menjadi amal ibadah antar sesama dari semua perbedaan, perpecahan dan sebagainya dinegeri yang kita cintai bersama. (HN-AMR)