Hasil Seleksi P3K Tahap I di Tangguhkan, Ini Penyebabnya

Hasil Seleksi P3K Tahap I di Tangguhkan, Ini Penyebabnya

BULA, hunimuanews.com- Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I 2021 kembali di tunda. Penundaan itu di berlakukan, menyusul adanya kritik dan keluhan dari berbagai pihak. 

 

Penundaan tersebut sekaligus memberikan res waktu kepada Kementerian Kebudayaan Pendidikan Riset dan Teknologi untuk kembali memperbaiki kebijakan mereka. 

 

Dari rilisan yang diterima media ini Jumat,(24/21) menyebutkan, hasil rapat komisi X DPR RI dengan Kemendikbud Ristek di Jakarta kemarin, menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya akan berupaya menunda pengumuman hasil seleksi PPPK tahap I 2021.

 

"Kita sedang mengajukan surat kepada (Panselnas) untuk penundaan tersebut. Dan kita akan perjuangkan untuk Guru honorer," Jawab Makarim dalam rilisan tersebut.

 

Diketahui sebanyak 100 ribu guru akan dipilih dalam seleksi tahap satu ini. Saat ini, pengelolaan data hasil ujian tahap satu sedang berlangsung. 

 

Seleksi satu juta guru dengan skema PPPK merupakan kebijakan afirmasi untuk menjawab kedaruratan kebutuhan guru yang telah vakum selama 12 tahun dan tidak ada perekrutan guru ASN.

 

Seperti diketahui skema PPPK memberikan peluang bagi guru honerer yang telah lama mengabdi. Namun pada kenyataannya, Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda sangat menyayangkan kondisi tersebut. 

 

Syaiful mengatakan, kesimpangsiuran jadwal dan perlengkapan tes yang berlangsung beberapa waktu lalu, menyebabkan banyak peserta yang mengeluh akan persoalan dimaksud. Dia menandaskan, kisi-kisi materi ujian sangat jauh dari soal yang diujikan. Selain itu, tingginya nilai atau "Pasing Grade" pun banyak dikeluhkan peserta.

 

"Rentang nilai ambang batas passing grade 260-330 terlalu tinggi, dan tidak memperhatikan aspek peserta ujian yang terdiri dari guru dan honerer K2 yang sudah lama mengabdi," tegas Syaiful

 

Kendati demikian lanjut Syaiful, pihaknya meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim, agar dapat menambahkan poin afirmasi guru honorer sehingga dapat menunjang rentang nilai ambang batas tercapai.

 

Disamping itu, Plt.Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Sidik Rumalowak saat dikonfirmasi Media ini mengungkapkan, pihaknya sementara membangun koordinasi dengan Ketua Umum PB PGRI Prof.Dr. Unifa Rosyidi untuk turut membantu dan bekerja sama dalam menetralisir kebijakan pengumuman hasil seleksi PPPK tahap I di provinsi Maluku khusunya di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

 

Rumalowak selaku Ketua PGRI kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meminta perhatian penuh pemerintah pusat melalui lembaga PGRI agar dapat berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadie Makrim soal keluhan dimaksud.

 

"Selaku Ketua PGRI kabupaten Seram Bagian Timur meminta dengan hormat kepada Ibu Ketua PB PGRI untuk mencampur tangan dalam bentuk koordinasi melalui organisasi, dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait Hasil seleksi PPPK," pinta Rumalowak

 

Dia membeberkan, PPPK merupakan solusi untuk mengisi kekurangan guru di Provinsi Maluku khususnya di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) secara kuantitatif. Selain itu kata Dia, kuota PPPK di kabupaten Se-provinsi Maluku agar dapat terisi secara menyeluruh. 

 

Terkait kualitas guru, Rumalowak menyatakan hal itu tanggung jawab pemerintah kabupaten se provinsi Maluku, untuk dilakukan pembinaan mutu pendidikan kedepan.

 

"Terkait kualitas itu tanggung jawab pemerintah kabupaten se provinsi Maluku dalam meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri," tegas dia 

 

Alasannya, kualitas pendidikan di kabupaten Seram Bagian Timur ini bagaimana di tingkatkan, sementara dari sisi kuantitas guru sangat minim.

 

Pihaknya berharap, melalui farmasi PPPK tersebut, Pemerintah Pusat (Pempus) dapat membantu kekurangan tenaga pendidik di wilayah terpencil, yang berkategori wilayah Terluar, Tertinggal dan Terbelakang (3T). (HN-MR