Gereja Ebenhaezer Rumoy Diresmikan

Gereja Ebenhaezer Rumoy Diresmikan

BULA, hunimuanews.com - Gedung Gereja Ebenhaezer Jemaat GPM Rumoy,  Kecamatan Teor,  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diresmikan dan dithabiskan, Minggu (15/3/2020).


Acara tersebut dirangkaikan dengan  resepsi pembukaan Komferda II AM-GPM dan  MPPD VIII, Pembukaan Sidang Klasis ke-7 serta Penguatan Kapasitas majelis jemaat periode 2020-2025.


Gedung gereja yang berdiri megah dua lantai dengan anggaran lebih dari Rp 1,6 miliar ini, diresmikan oleh ketua MPH Sinode GPM,  Pendeta Alex Werinussa. 


Selain itu,  peresmian dan penthabisan juga ditandai dengan pemukulan tifa. Penghormatan pemukulan tifa itu diberikan langsung oleh Pendeta Werinussa kepada bupati SBT,  Abdul Mukti Keliobas yang hadir pada acara tersebut, sekaligus membacakan sambutan Gubernur Maluku,  Murad Ismail.


Usai membacakan sambutan Gubernur, Keliobas  mengucapkan terima kasih kepada ketua Sinode GPM, yang telah menghadiri peresmian dan penthabisan gereja Ebenhaezer.


Menurutnya, telah menjadi suatu kewajiban Beliau (Ketua Sinode, red)  untuk hadiri acara tersebut,  namun tugas untuk merawat kebersamaan dan toleransi adalah tanggung jawab pemerintah daerah.

"Walaupun dalam kondisi alam yang begitu tidak bersahabat, pak ketua Sinode rela untuk datang kesini. Sebagai bupati, Saya memberikan apresiasi yang luar biasa", Ucap Keliobas

Sebelumnya ketua panitia, Anton Kolatlena pada sambutannya mengatakan makna dari nama gereja Ebenhaezer ini adalah "Sampai di sini, Tuhan tolong kita"


Kolatlena juga mengungkapkan, dalam membangun gedung gereja yang baru ini, banyak tantangan, rintangan serta cobaan yang dihadapi, bahkan penuh dengan keterbatasan. Ia meyakini penyelesaian gedung gereja itu tidak terlepas dari kasih dan pernyataan Tuhan. 


"12 tahun,  2 bulan,  11 hari,  waktu Tuhan Allah menetapkan kepada kita sebagai jamaat GPM dengan tiga hamba Tuhan, untuk membangun dan menyelesaikan rumah-Nya", jelas Kolatlena


Menurutnya sebagai jemaat dan hamba Tuhan sudah menjadi kewajiban untuk menyelesaikan gereja tersebut, walau dalam waktu yang begitu lama.


Turut hadir pada acara tersebut, Anggota DPRD provinsi Maluku,  Alimudin Kolatlena dan   Jemmy Patisilano, Wakil Ketua DPRD SBT Ahmad Voth dan Anggota Komisi C DPRD SBT Contansius Kolatfeka, Sejumlah SKPD dilingkup Pemkab SBT,  Wakapolres SBT serta undangan lainnya.  (HN-03)