Gelar Rapat Koordinasi, Timpora SBT Diminta Tingkatkan Pengawasan

Gelar Rapat Koordinasi, Timpora SBT Diminta Tingkatkan Pengawasan

BULA, hunimuanews.com- Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diminta untuk lebih meningkatkan kapasitas pengawasan terhadap masuknya orang asing di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

 

Permintaan tersebut diulas dalam

Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI Wilayah Maluku Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) se-kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bula Dinas Kesehatan Jum'at (22/10/21).

 

Selain Timpora kabupaten, turut terlibat dalam Rakor tersebut seluruh Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat kecamatan se-kabupaten SBT yang dihadir oleh masing-masing pimpinan wilayah kecamatan (Camat).

 

Diketahui Rapat Koordinasi (Rakor) itu diberlakukan dengan maksud memaksimalkan kinerja Timpora se-kabupaten SBT. Sebab beberapa tahun terakhir telah terdata masuknya Warna Negara Asing (WNA) ke Maluku hingga sampai pada pelosok desa tanpa maksud dan tujuan yang jelas. Tidak hanya itu, WNA yang terlanjur masuk di SBT pun kadang tidak melalui laporan kepada pihak terkait.

 

Sambutan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Idris Rumalutur mengatakan, dalam memasuki revolusi industri 4.0 setiap warga negara tidak mampu menutup diri dari dampak-dampak negatif yang muncul hingga mengorbankan tujuan utama dari sisi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

 

"Dalam era 4.0 ini kita tidak bisa menutup diri dari berbagai dampak negatif yang mengancam tatanam hidup kita. Untuk itu perlu adanya antisipasi agar jangan mengorbankan tujuan dan cita-cita kita," katanya

 

Dikatakan, Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian secara jelas diamanatkan dalam pasal 69 ayat 1 tentang pengawasan orang asing mesti dilakukan secara terkoordinir. Menurutnya tingkat pengawasan itu dilaksanakan secara bersama antara instansi pemerintah dan Timpora, baik di tingkat pusat, tingkat provinsi, kabupaten kota hingga sampai pada kecamatan.

 

"Untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang asing, dibutuhkan kolaborasi kerja sama antara instansi terkait dengan Timpora baik dari pusat, provinsi, kabupaten hingga sampai pada tingkat kecamatan," pintanya

 

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon Arman Armada Yoga Surya saat ditemui Awak Media menjelaskan, melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada kesempatan tersebut, merupakan langkah sinergitas antara Kementerian Hukum dan Ham wilayah Maluku, Kantor Imigrasi Kelas 1 Ambon dan Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

 

"Intinya ini bagian dari langkah sinergitas antara kami dan pemerintah daerah, dalam hal meningkatkan kera-kerja Timpora terhadap masuknya warga negara asing di Maluku dan khususnya di SBT," ujarnya

 

Dia mengungkapkan, target dalam meningkatkan kerja Timpora dalam masalah kemigrasian, akan dilakukan dalam bentuk berbagi informasi dengan stacholder terkait di bumi Ita Wotu Nusa ini. Hal lanjut dia, agar komunikasi tersebut tetap terjalin.

 

"Target kami dalam mengatasi masalah kemigrasian ini akan dilakukan dengan cara berbagi informasi. Agar komunikasi antar sesama pihak terkait tetap terjalin aktif," terangnya

 

Sementara ditanya tentang cara kerja Timpora tingkat kecamatan dalam mengawasi masuknya orang asing di setiap kecamatan, Arman menjelaskan akan dilakukan semacam penilitian atau identifikasi bila terdapa WNA yang masuk tanpa memiliki identitas dan tujuan secara jelas.

 

"Jadi setiap informasi yang masuk akan kami olah, kami lakukan penelitian sebelum diambil satu tindakan dab mungkin saja akan kami adakan operasi gabungan apabila benar ditemukan adanya orang asing di setiap kecamatan," tegas Arman

 

Pihaknya berharap, dengan hadirnya tim imigrasi dan Timpora, adanya keterbukaan informasi antara sesama stacholder di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam pengantasan masalah kemigrasian dan pengawasan terhadap orang asing.

 

"Harapan kami dengan adanya tim imigrasi dan Timpora ini semoga adanya keterbukaan, baik dengan stacholder maupun dari pihak perusahaan manapun, harus adanya keterbukaan bukan untuk saling menutupi," harapnya

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Seram Bagian Timur SBT Idris Rumalutur, Asisten Satu Idrus Boufakar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Maluku, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon Arman Armada Yoga, Kepala Divisi Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham Maluku, Kasat Intel Polres SBT, serta seluruh peserta Timpora se-kabupaten Seram Bagian Timur (HN-MR