Efek Pandemi, Perayaan HUT RI di Kota Bula Dilaksanakan Sederhana

Efek Pandemi, Perayaan HUT RI di Kota Bula Dilaksanakan Sederhana

BULA, hunimuanews.com-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 76 di Kota Bula pada tanggal 17 Agustus mendatang kembali di laksanakan secara sederhana yang dipusatkan di halaman Pandopo Bupati SBT. 

 

Langkah tersebut diambil, mengingat efek pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah di Maluku lebih khususnya di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang membatasi masyarakat untuk tidak berkerumunan.

 

Ketua panitia penyelenggara HUT RI Ke 76 Ilham Hoedrawi kepada Media ini Senin (9/8/21) mengatakan, pelaksanaan upacara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ((RI) yang ke 76 ini kembali dilaksanakan di halaman Pandopo Bupati SBT. Menurutnya lokasi upacara yang diseting panitia itu, kiranya cukup mumpuni saat proses jalannya upacara. 

 

"Pelaksanaan upacara ini sederhana saja, mengingat kondisi pandemi juga yang masih ada, makanya kita jadikan lokasi pandopo Bupati sebagai tempat upacara biar tidak melibatkan banyak orang," kata Ilham

 

Terkait setingan lokasi pelaksanaan upacara dimaksud, sebelumnya halaman kantor Bupati SBT di targetkan sebagai lokasi upacara. Namun kapasitas tempat tersebut tidak memungkinkan menampung peserta upacara hingga pihaknya berinisiatif menentukan pandopo sebagai lokasi upacara.

 

"Awalnya kita ser lokasi halaman kantor Bupati sebagai tempat upacara,tapi karna kecil makanya kita alihkan ke Pandopo," terangnya

 

Dijelaskan pada tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan upacara memperingati HUT RI di ibu kota kabupaten SBT ini sering dilaksanakan di lapangan Pancasila, sebab dinilai tempat tersebut memiliki kapasitas yang cukup menampung seluruh warga masyarakat untuk mengikuti pelaksanaan upacara.

 

Namun kali ini akibat pengaruh pandemi yang melanda dunia sejak 3 tahun terakhir ini, membuat kegiatan pemerintah berskala besar berupa Hari Besar Nasional (PHBN) salah satunya Perayaan HUT RI ke 76 di kota Bula ini selalu dibatasi agar tidak terjadi kerumunan lebih.

 

"Biasanya di Lapangan Pancasila kalau upacara seperti ini, tapi sejak adanya pandemi ini pelaksanaan kegiatan Hari Besar Nasional seperti ini sudah dibatasi, dan dilaksanakan secara biasa saja" tutupnya

 

Diakui untuk peserta upacara pada tanggal 17 Agustus mendatang melibatkan petugas bendera, para pegawai dilingkup pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur berkisar 30-40 sebagai peserta upacara, sementara undangan diperkirakan mencapai 100 orang termasuk TNI Polri. (HN-MR)