Efek Minum Sambil Berdiri

Efek Minum Sambil Berdiri

Lifestyle, hunimuanews - 1500 TAHUN yang lalu Rasulullah memperingatkan keluarga dan para sahabatnya untuk jangan pernah minum sambil berdiri. Selain murni hanya karena perintah Allah SWT, tak ada alasan lain yang lebih khusus. Reaksi para sahabat? Mendengar dan taat.

Namun kemudian, beberapa abad setelah perintah Rasul itu, para ilmuwan zaman sekarang menemukan fakta-fakta ilmiah soal tidak bolehnya minum sambil berdiri.

Posisi paling aman saat minum adalah saat kita duduk, selain karena alasan kesehatan, posisi duduk saat minum juga berhubungan dengan kesopanan.

Sebaiknya kalau  kita minum dengan posisi duduk dan jangan berdiri. Karena minum sambil berdiri akan berdampak negatif, yuk simak alasannya:

1. Berisiko mengganggu sistem pencernaan

Minum air sambil berdiri, mengakibatkan air mengalir melewati usus dan menciprat ke dinding perut. Cipratan ini bisa mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan. Sementara kalau minum sambil duduk, otot dan sistem saraf dalam kondisi rileks. Membuat cairan yang diminum bisa cepat dicerna dengan baik.

2. Berisiko terkena artritis

Seperti dilansir oleh wellordie.com, minum air sambil berdiri bisa mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Akibatnya bisa terjadi penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis.

Artritis adalah peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai rasa sakit, bengkak, dan keterbatasan bergerak.

3. Haus susah hilang

Minum sambil berdiri malah membuat rasa haus tidak hilang-hilang.

4. Tidak bisa mengencerkan kadar asam di dalam tubuh

Minum air sebaiknya sedikit demi sedikit dan perlahan sambil duduk. Dengan cara seperti ini, air dapat mengencerkan kadar asam di dalam tubuh. Jadi, kalau minum sambil berdiri bisa mengganggu proses pengenceran kadar asam.

5. Ginjal tidak bisa menyaring air dengan baik

Minum sambil berdiri mengakibatkan ginjal tidak bisa menyaring air dengan optimal. Bahkan kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan permanen di ginjal.

6. Saraf-saraf tegang

Saraf tubuh bisa menegang saat kita minum sambil berdiri, sebaliknya jika kita minum sambil duduk maka sistem parasimpatetik akan terkondisikan lebih rileks. Sehingga proses penyerapan air minum dan pencernaan bisa berjalan dengan baik.

7. Sakit perut

Ketika seseorang minum sambil berdiri maka tenggorokan mengalami penyempitan, yang dapat mempersulit makanan untuk digiling hancur dengan lancar pada jaringan pencernaan. Kondisi menyebabkan nyeri pada bagian perut.

8. Perut kembung

Minum sambil berdiri menyebabkan air langsung masuk ke dalam tubuh tanpa melewati dinding usus dengan baik dan mengalir terlalu cepat. Kondisi ini menyebabkan perut kembung.

9. Luka pada lambung

Saat minum sambil berdiri, kondisi air yang masuk ke dalam lambung secara tiba-tiba dapat menyebabkan makanan di lambung sulit untuk dicerna dan air mengalir tidak merata. Hal ini dapat melukai lambung yang nantinya dapat meningkatkan kadar asam lambung.

Bahaya minum sambil berdiri tidak hanya menyerang kaum dewasa tapi juga anak-anak. Sangat penting memberikan pengarahan tentang bahaya minum air sambil berdiri.

Yuk, mulai sekarang minumnya sambil duduk ya. Salam sehat, semoga bermanfaat. ( HN - LukyP )