Dugaan Eksploitasi Hutan Adat Desa Osong, Menjadi Perhatian Komisi B DPRD SBT

Dugaan Eksploitasi Hutan Adat Desa Osong, Menjadi Perhatian Komisi B DPRD SBT
Komisi B DPRD Kabupaten SBT Menyikapi dugaan eksploitasi hutan Adat Desa Osong (Utian Lima) Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur. 
 
Kami akan terjun untuk meninjau lokasi tersebut, Tutur Alimudin Kolatlena, Anggota Komisi B  DPRD SBT 

"Sesuai laporan warga ke Komisi B DPRD Kabupaten SBT, bahwa PT Nusa Ina Tanah Merah Argo telah mengeksploitasi hutan Desa Osong lebih dari kontrak, serta melakukan penebangan di luar area izin" Ungkap Kolatlena
 
"Kami akan mengadvokasi terkaid masalah penebangan Hutan oleh PT Nusa Ina Tanah Merah Argo yang diduga telah melanggar ketentuan, khususnya terkait dengan hak ulayat warga Desa Osong Kecamatan Werinama" Lanjutnya

Kepada media, Ketua Fraksi Gerindara tersebut menjelaskan "Kami telah meminta penjelsan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku terkait izin PT Nusa Ina Tanah Merah Argo" 
 
Dinas Kehutanan Provinsi Maluku mengatakan, bahwa area yang dieksploitasi PT Nusa Ina Tanah merah Argo, masih berada dalam area izin, masih dalam land clearing (pembukaan lahan) dan APL, izin pemanfaatan kayu dalam area. Tuturnya

Maka itu kami bersama Dishut dan masyarakat turun ke lokasi untuk membuktikannya secara langsung kondisi yang sebenarnya untuk di tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku. Tutup Kolatlena