DPRD Berharap Semua Pemilih Dapat Memilih

DPRD Berharap Semua Pemilih Dapat Memilih

BULA, hunimuanews.com - DPRD Seram Bagian Timur terus berupaya, agar belasan ribu warga di daerah ini yang terancam tidak dapat  memilih gubernur dan wakil gubernur karena belum memiliki KTP Eletronik dapat mengunakan hak piih mereka.

 

Upaya tersebut, antara lain dilakukan dengan mengundang Komisi Pemilihan Umum dan dinas Kependuduan dan Pencatatan Sipi Seram Bagian Timur, guna membahas nasib para warga itu.

 

Anggota Komisi C DPRD Seram Bagian Timur, M.S.A.R. Wattimena kepada hunimuanews mengatakan, pekan kemarin rapat bersama pihaknya dengan pihak KPUD dan Didukcapil kabupaten SBT telah digelar.

 

M.S.A.R. Wattimena menjelaskan, pihaknya berharap agar masalah tersebut diselesaikan, agar para warga tersebut dapat berkesempatan menggunakan hak pilih mereka dengan melakukan perekaman, guna mendapatkan KTP Eletronik atau paling tidak mendapatkan surat keterangan dari Disdukcapil.

 

“Sehingga, mereka juga dapat menggunakan hak pilih sebagai warga negara. Prinsipnya, kami mendorong KPU dan Didukcapil untuk  menyelesaikan masalah ini secara baik sebelum hari pemungutan suara,”ungkapnya, Kamis (24/5).

 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 14.530  warga di daerah ini terancam tidak dapat memilih, karena belum memiliki KTP Eletronik atau Surat Keterangan yang merupakan salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih.

 

Setelah diteliti lagi oleh dinas Dukcapil, diketahui sebanyak 2.226 warga dari 14.530  tersebut telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga, jumlah warga yang belum memiliki KTP atau NIK tersisa 12.304 orang.

 

Hanya saja, 2.304  warga yang  diketahui telah memiliki NIK tersebut belum dipastikan telah memiliki KTP Eletronik atau belum.

 

Hingga saat ini, dinas Dukcapil  kabupaten SBT terus melakukan perekaman di sejumlah kecamatan di daerah ini, sehingga, jumlah warga yang terancam tidak memilih dapat diminimalisir.

 

Sebelumnya, kepala dinas Dukcapil SBT, Sidik Rumalowak mengungkapkan, dari sejumlah kecamatan yang disambangi pihaknya untuk melakukan perekaman, sudah tercatat sekitar 4 ribu warga yang juga telah melakukan perekaman, diantaranya di kecamatan Pulau Gorom, Gorom Timur, Pulau Panjang, Bula Barat dan Bula Timur.

 

Sementara itu, Kepala dinas Dukcapil kabupaten SBT, Sidik Rumalowak melalui akun Facebooknya, Jumat (25/5) menyampaikan pemberitahuan yang ditujukkan kepada  para Camat, para kepala negeri/negeri Administarif dan  seluruh warga Seram Bagian Timur.

 

Dijelaskan, dalam rangka menyukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018 dan pemilihan umum tahun 2019, diharapkan peran serta semua pihak terkait tertib administrasi kependudukan, diantaranya kepemilikan KTP Eleteronik sebagai salah satu syarat dalam memenuhi hak politik warga negara.

 

“Untuk itu,  kami sampaikan beberapa hal sebagai tanggung jawab dan kerjam sama kita semua elemen masyarakat,”tulis Rumalowak pada laman Faceboknya @Sidik Rumalowak yang di-share kepada sejumah pengguna sosial media, termasuk wartawan tersebut.

 

Lebih lanjut disebutkan, bagi warga yang sudah melakukan perekaman tapi belum mendapatkan KTP Eletronik, dapat mengunjungi kantor Disduk Capil untuk mengurusnya.

 

“Apabila data bapak/ibu yang sudah merekam datpi belum status PRR, bisa meminta surat Keterangan,”ujarnya

 

Para camat juga diharapkan peran serta, menginstruksikan para kepada desa/negeri Administratif, agar turut berperan aktif dalam mendata warganya, baik  yang telah melakukan perekaman maupun yang melakukan perekaman dan disampaikan kepada pihaknya.

 

“ Agar kita sama-sama dapat mengambil langkah dalam melaksanakan tugas dimaksud,”tulis Rumalowak.

 

Lanjut Rumalowak, bagi par camat yang wilayahnya telah didatnagi tim Disduk Capil untuk elakukan perekaman, dapat mengambil KTP Eletronik wargnya masing - masing yang sudah dicetak.

 

Bagi warga kecamatan Bula dan sekitarnya, bahwa demi mempercepat kepemilikan KTP Eletronik maka selain siang hari, pihaknya juga akan i melayani perekaman pada malam hari sejak Sabtu (26/5) malam.

 

“Pelayanan di malam hari dimuali sejak tanggal 26 Mei – 5 Juni 2018. Selesai Sholat Tarawih sampai pukul 00 Wit,”pungkasnya.(HN-MB)