Dinas PMD SBT Diminta Tangguhkan Pencairan ADD-DD Tunas-Ilur 2021

Dinas PMD SBT Diminta Tangguhkan Pencairan ADD-DD Tunas-Ilur 2021

BULA, hunimuanews.com- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diminta untuk tidak melakukan proses pencairan Anggran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2021 di Desa Administratif Tunas Ilur kecamatan Gorom Timur kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

 

Pasalnya Penjabat Desa Tunas Ilur Ramli Rumatiga diduga membuat program kerja dalam pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2020 tanpa melibatkan persetujuan masyarakat setempat.

 

Hal ini diungkapkan salah satu pemuda Desa Administrtif Tunas Ilur Irwan Derlean kepada media ini Kamis, (03/06/21).

 

Irwan menjelaskan, program kerja yang diusulkan penjabat setempat pada tahun 2020 lalu hingga saat ini adalah pembangunan tempat wisata di Desa Tunas Ilur berupa pembuatan bak renang yang diketahui berlokasi di depan tempat ibadah masyarakat setempat.

 

"Berdesarkan keterangan yang saya dapatkan, bahwa pembangunan wisata desa air Tunas Ilur bukanlah keinginan masyarakat Tunas Ilur, sebab hal itu bukan menjadi kebutuhan pokok yang di harapkan oleh masyarakat setempat," kata Irwan.

 

Irwan mengaku, alasan masyarakat setempat menolak program pembangunan tempat wisata itu, karna mengingat berlokasi di depan masjid Tunas Ilur. Kolam atau bak air lanjut Irwan yang jaraknya sekitar 10 meter dari tempat ibadah itu awalnya menjadi tempat utama bagi masyarakat untuk mengambil air wudhu ketika beribadah.

 

"Alasan masyarakat menolak air tersebut yang sudah di jadikan sebagai tempat wisata karna air itu menjadi tempat utama mengambil air wudhu bagi masyarakat setempat, karena jaraknya hanya sekitar 10 meter dari masjid," akui Irwan.

 

Ketua Cabang GMNI SBT ini juga membeberkan, rencana pekerjaan wisata itu sebelumnya telah di bahas pada Tahun 2020 lalu, namun 90% masyarakat Tunas Ilur menolak program tersebut. Hal itu lanjut Irwan, terus dipaksakan bahkan dapat dikerjakan oleh penjabat sendiri dan beberapa anggota keluarganya, dengan menggunakan ADD 2020 yang titipkan Masuk pada Silfa.

 

Dikatakan, program kerja berupa pembangunan tempat wisata yang berlokasi didepan masjid desa Tunas Ilur itu menggunakan DD 2020 sebanyak Rp, 120.000.00

 

Kendati demikian Irwan mengingatakan Dinas PMD SBT agar tidak melayani proses pencairan ADD-DD pada desa Administratif Tunas Ilur tahun 2021 mendatang. (HN-MR)