Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Musnahkan 19.000 Arsip  

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Musnahkan 19.000 Arsip   

BULA, hunimuanews.com–Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seram Bagian Timur memusnahakan 19 ribu arsip, Kamis (29/11). Ini merupakan kali pertama pemusnahan arsip dilakukan.

 

Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Samalo Sagala mengatakan, sebanyak 19 ribu examplar  itu berasal dari   8  Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Arsip tersebut, kata Sagala  memiliki masa retensinya (masa belaku) dibawah satu tahun, dan terdiri dari arsip surat perjalan dinas dan bebrapa dokumen yang sudah tidak memiliki nilai guna.

 

Sagala mengatakan, pemsunahan arsip dilingkup pemerintahan SBT ini adalah perdana, sehingga hanya delapan OPD yang baru menyerahkan arsipnya, kedepan diharapkan agar semua OPD dapat menyerahkan arsip yang masa pentingnya telah selesai ke Dinas perpustakaan dan kerasipan.

 

“Kita tahu, setiap dinas memiliki ruang tertentu untuk penyimpanan arsip, tetapi lama kelamaan jika tidak diperhatikan arsip tersebut hanya menjadi tumpukan kertas usang, jadi alangkah baiknya arsip tersebut langsung diserahkan ke dinas kearsipan biar kita tata sesuai mekanismenya” ungkap Sagala.

 

Lebih lanjut, kadis Perpustakaan dan Kearsipan menegaskan  kepada para pimpinan OPD tentang pentingya sebuah arsip, menurutnya (Sagala,red) apabila terjadi suatu perkara atau peristiwa yang membutuhkan bukti, maka peran dinas kearsipan sangat penting untuk menyediakan bukti tersebut.

 

Sagala juga mengharapkan kepada Bupati Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas agar lebih serius menyikapi hal ini, agar semua OPD memahami pentingya sebuah arsip.

 

“Pemusnahan arsip yang dilakukan ini juga tidak sembarang,  semua sesuai regulasi. Salah satu yang menjadi prioritas program  kami di tahun 2018 adalah sesegerah mungkin menyusun regulasi yaitu peraturan bupati tentang jadwal retensi arsip, dimana jadwal retensi arsip  inilah yang menjadi salah satu instrumen  yang kita nilai,  arsip  mana yang harus segerah dimusnahkan, arsip mana yang  harus ditunda dulu,  atau arsip  yang harus diparmanenkan untuk sama skali tidak boleh dimusnakan, kata Sagala.

 

Terkait kemajuan perpustakaan daerah yang merupakan satu kesatuan dari dinas perpustakaan dan kearsipan, menurutnya kedepan pihaknya membangun gedung perpustakaan yang baru.“Lokasinya sudah ada, dan mendatangkan koleksi buku-buku yang sesuai dengan kebutuhan baca pelajar dan mahasiswa serta masyarakat,”ungkapnya.

 

Pemusnahan arsip tersebut dihadiri oleh, Sekretaris Daerah SBT, Syarif Makmur, para pimpinan OPD,  perwakilan dari Polres SBT, pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja. (SR)