Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Gelar Sosialisasi Arsip Masuk Desa

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Gelar Sosialisasi Arsip Masuk Desa

Bula, Hunimuanews.com -  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mengadakan Sosialisasi Arsip Masuk Desa (AMD), yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag  Kabupaten SBT, Jalan Wailolla Kota Bula Kamis (28/09) Kemarin.

Kegiatan  yang melibatkan perwakilan dari setiap kecamatan di Kabupaten SBT tersebut. Tentunya diharapkan kegiatan ini memberikan pelayanan terbaik di setiap desa dalam pengelolaan arsip di desa masing-masing.

 

Hadi Rumbalifar, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, membuka secara resmi kegiatan  tersebut. Dalam sambutannya, Rumbalifar menegaskan beberapa hal mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang benar. Arsip merupakan tulang punggung jalannya pemerintahan,” ujarnya dihadapan peserta.

 

Rumbalifar juga menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini akan mempermudah perangkat desa dalam mengarsipkan dokumen. Misalnya anggaran Dana Desa (ADD) yang harus ada arsip yang dimiliki aparatur desa. Hal ini adalah bukti autentik pengelolaan dan pertanggung jawaban kearsipan desa.

 

Karenanya, Rumbalifar meminta agar sosialisasi tersebut dimanfaatkan peserta dengan sebenar-benarnya. Dan menjadikan kegiatan itu sebagai momentum membenahi dan menata kembali sistem arsip dokumen penting.

 

“Arsip yang telah ada baik di unit kerja atau kantor kearsipan dan perpustakaan daerah dapat dirawat lewat pengarsipan" Ucapnya

 

Di penghujung acara Sosialisasi tersebut, Rumbalifar mengharapkan dengan adanya kegiatan Sosialisasi Kearsipan yang dilakukan oleh Dinas ini bisa menambah pengetahuan bagi para Sekretaris Desa sebagai motor penggerak di Desa.

 

“Jadi, Apa yang kita dengar dan terima dalam sosialisasi ini dapat bermanfaat pada tempat dimana kita bertugas tentang kearsipa,” harapnya

 

Senada dengan Rumbalifar, Eti Tuankotta Kepala Bidang Kearsipan Kabupaten SBT, mengatakan sosialisasi ini sangatlah penting tentang kearsipan yang ada di Desa/Kelurahan, arsip merupakan salinan atau alat bukti yang sewaktu waktu dapat di gunakan untuk mengungkapkan suatu kebenaran yang dapat diperkuat.

 

“Harapan saya, para peserta perwakilan desa di beberapa kecamatan yang mengikuti sosialisasi ini, dapat mengikuti sebaik-baiknya sehingga dapat memahami dan faham tentang kearsipan yang ada di Desa/Kelurahan masing-masing,”

 

Maksud dari kegiatan itu jelasnya agar aparatur desa memahami arti pentingnya arsip atau dokumen bagi pemerintah daerah dan menyiapkan penyerahan arsip statis dari instansi pemerintah kepada kantor arsip dan perpustakaan daerah.

 

“Tujuannya, kita berharap ini memberikan pemahaman konseptual maupun praktis mengenai program kearsipan,”jelasnya

 

Tuankotta juga menambahkan, Program Arsip Masuk Desa. Seperti disebutkan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, dalam pemerintahan daerah dibentuk pemerintahan desa. Pemerintah Desa merupakan lembaga pemerintahan yang berada di tingkatan paling bawah dalam struktur pemerintahan di Indonesia.

 

“Jadi UU Nomor 32 Tahun 2004 ini berinteraksi langsung dan melayani kebutuhan dasar masyarakat paling bawah yang berada di wilayah pedesaan,” tutupnya (HN/BA)**