Diduga Curi 24 Sak Semen, Pria Berinisial SD Dipermalukan di Depan Umum

Diduga Curi 24 Sak Semen, Pria Berinisial SD Dipermalukan di Depan Umum

BULA, hunimuanews.com - Diduga mencuri 24 sak semen milik Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pria berinisial SD akhirnya menerima resiko dipermalukan di depan umum, dengan cara terduga diikat di tiang bendera kantor Disdikbudpora pada Senin, 06/04 kemerin.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Disdikbudpora SBT Sidid Rumalowak saat dijumpai wartawan di halam dinas pendidikan pada Selasa, 07/04 lalu dirinya mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh dari  pihak pekrja pembangunan perluasan dinas pendidikan, oknum tersebut sudah mengambil semen sebanyak 24 sak. Jumat, (10/04/2020).

 

"Jadi hasil curian itu pertama dia ambil sepuluh sak, abis selesai berikut juga dia ambil delapan sak, abis itu tambah lagi enam sak" ucap Plt Disdikbudpora Sidik Rumalowak kepada wartawan saat diwawancarai.

 

Terkait penangkapan dan langkah mengikat oknum di tiang bendera dinas pendidikan itu Rumalowak menjelaskan, dirinya tidak tahu persoalan itu. "Saya tidak tahu soal insiden itu. Palaku diikat itu merupakan inisiatif mereka yang bekerja. Karena mereka saling curiga atas hilangnya semen di dinas pendidikan" ucap Rumalowak.

 

Rumalowak dengan serius menuturkan, tidak ada keterlibatan dinas pendidikan atas oknum yang  diikat di tiang bendera kantor Disdikbudpora. "Dinas tidak tau soal insiden ini" ucapnya. 

 

Rumalowak mengakui, dirinya menerima informasi personal kejadian tersebut saat staf kantonya Rudi menghampiri memberikan penjelasan langsung di kediamannya. "Pagi-pagi jam tujuh, pak Rudi ke rumah kasih tau bahwa meraka (pekerja)  menangkap pencuri. (HN-OPAN)