Bupati Buka Musda II PPNI SBT

Bupati Buka Musda II PPNI SBT

BULA, Hunimuanews—Bupati kabupaten Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas, Sabtu (7/4) membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke II Dewan Pengurus Daerah (DPD)Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kabupaten Seram Bagian Timur. Keliobas berharap, Musda ini menjadi forum konsolidasi para perawat di daerah ini.

 

Pembukaan Musda PPNI yang digelar di gedung Serbaguna, kota Bula itu turut dihadiri ketua DPW PPNI Maluku Hery Jotlely, ketua DPRD kabupaten SBT Agil Rumakat, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten SBT, tokoh pemuda serta puluhan perawat.

 

Saat menyampaikan sambutan, bupati kabupaten SBT, Abdul Mukti KEliobas berharap, Musda II PPNI tersebut menjadi forum konsolidasi seluruh  tenaga perawat, guna membangun dan mengoptimalkan fungsi PPNI sebagai wadah bagi seluruh tenaga perawat di Bumi Ita Wotu   Nusa ini.

 

“Saya berharap, semoga pelayanan  kesehatan di kabupaten Seram Bagian Timur lebih ditingkatkan lagi,”ujarnya.  

 

Keliobas mengatakan, pembangunan Kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan terus menerus.

 

Karena itu,  harapannya agar melalului musyawarah PPNI ini, peserta dapat menyusun program-program cemerlang demi pelayanan kesehatan lebi baik.

 

Ketua DPW PPNI Maluku, Hery Jotlely menilai, pengurus PPNI kabupaten SBT terus menjaga eksistensi secara baik di daerah ini, terus berupaya melakukan konsolidasi serta program –program.

 

“ Itu, antara lain ditunjukan dengan Musda yang digelar di kabupaten Seram Bagian Timur hari ini,” ungkapnya.

 

Hery Jotlely berharap, Musda ke II PPNI kabupaten SBT dapat menghasilkan pengurus-pengurus yang tangguh, pengurus yang dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam upaya menggerakkan roda organisasi melalui program-program yang ditetapkan.

 

Ketua DPD PPNI SBT Lahmudin Kelilauw mengatakan,  keberadaan perawat di negeri ini jauh sebelum terbentuknya PPNI di SBT.

 

Ia mengakui para tokoh di bidang keperawatan telah  mengabdikan diri pada masyarakat sejak lama.

 

Sehingga,   Musda PPNI dapat  melanjutkan misi perjuangan  para tokoh tersebut demi pelayanan kesehatan yang prima bagi  masyarakat.

 

Ketua panitia Musda II PPNI kabupaten SBT, Usman Derlen saat menyampaikan laporannya menyebutkan,  program PPNI saat ini belum berjalan dengan baik, namun dengan dilaksanakan musyawarah ini, PPNI SBT akan melakukan babak baru dalam pelayanan kesehatan dengan program-program yang menyentuh pada kebutuhan masyarakat.

 

Hal itu, lanjut Derlen sesuai tujuan musyawarah yang tercantum dalam Central Theme “Rekonstruksi Paradigma Perawat, Upaya Menata Profesi Menuju Profesionalitas Kerja”. (HN-MB)