Bupati Apresiasi Peringatan Hari Air Dunia di SBT

Bupati  Apresiasi Peringatan Hari Air Dunia di SBT

 BULA, Hunimuanews—Bupati kabupaten Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas mengapresiasi peringatan Hari Air Dunia (World Water Day) ke XXVI tahun 2018 yang dilaksanakan oleh pengurus Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku Wilayah kabupaten SBT bekerja sama dengan Kementerian PUPR  dan sejumlah pihak terkait di  daerah ini.

  

Hal tersebut diungkapkan Keliobas saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Dialog Publik Hari Air Dunia yang dilaksanakan leh pengurus Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku Wilayah kabupaten SBT bekerja sama dengan  Kementerian PUPR  dan sejumlah pihak di desa Englas kecamatan Bula, Sabtu (7/4).

 

Selain bupati kabupaten SBT, turut hadir pada pembukaan Dialog terebut, kepala Balai Wilayah Sungai (BWS)  Maluku Hariyono Utomo,  ketua DPRD kabupaten SBT Agil Rumakat, pimpinan dinas PUPR provinsi Maluku, pimpinan dinas Kehutanan Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten SBT, tokoh pemuda, aktivis lingkungan serta masyarakat.

  

Keliobas menegaskan, peringatan hari air sedunia yang dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 23 Maret, merupakan peristiwa penting untuk mengingatkan semua pihak,   agar dapat memanfaatkan air secara efektif dan efesien.

 

“Dan momentum ini juga untuk mengingatkan agar kita tidak lupa melakukan upaya untuk menjaga kelestarian sumber sumber air sebagai penunjang kehidupan,”ungkapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, kepala BWS Maluku, Hariyono Utomo  saat membacakan sambutan Drektur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR pada pembukaan dialog tersebut mengungkapkan,   peringatan Hari Air Dunia ke XXVI tahun 2018 dengan tema “ Alam Untuk Air” ini menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian semua pihak terhadap alam dan sumber air.

 

“ Karena masalah terkait dengan air, tidak dapat diselesaikan dengan penyiapan infrastruktur oleh pemerintah. Tetapi perlu adanya partisipasi langsung dari masyarakat, akademisi, swasta, dalam melestarian alam,”ujarnya.

 

Sehingga, lanjut Hariyono Utomo segala permasalah air yang terjadi dapat dikendalikan atau paling tidak dapat diminimalisir.

 

Ketua Kalesang Lingkungan Maluku Wilayah kabupaten SBT, Abdul Samad Rumbalifar sebagai ketua panitia pelaksana Dialog tersebut mengatakan, peringatan HAD di kabupaten SBT merupakan salah satu bentuk perhatian pihaknya terhadap masalah lingkungan serta sumber daya air di daerah ini.

 

Peringatan HAD di kabupaten SBT digelar dalam beberapa bentuk kegiatan, yakni pembersihan sungai, kampanye lingkungan dan dialog publik.(HN-MB)