BPJN Maluku Disurati Tuk Percepat Ruas Jalan Kota Baru - Air Nanang

BPJN Maluku Disurati Tuk Percepat Ruas Jalan Kota Baru - Air Nanang

BULA, hunimuanews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, menyurati Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XIV Maluku dengan nomor surat 622/65/2021. Perihal, untuk permohonan penanganan ruas jalan Kota Baru - Air Nanang agar dapat dipercepat pekerjaannya. 

 

Pasalnya, berdasarkan Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 56 tahun 2018, tentang perubahan kedua atas Pepres nomor 3 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional.  Dalam daftar Proyek nasional pada Perpres Nomor 56 Tahun 2018 ini, terdapat jalan Trans Maluku (7 Ruas) yang berlokasi di Provinsi Maluku.  

 

"Salah satu ruas jalan pada jalan Trans Maluku (7 Ruas) itu adalah ruas lingkar Selatan Pulau Seram dari (Haya - Tehoru - Werinama - Kota Baru Airnanang). Yang didalamnya melewati ruas jalan Kota Baru - Air Nanang"ucap Anggota Komisi C DPRD SBT Konstansius Kokatfeka kepada media ini di Bula, Selasa, (23/02/2021).

 

Kata Kokatfeka, sesuai dengan hasil survei kondisi jalan pada Kabupaten SBT tahun 2021 yang dilakukan oleh Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) SBT terhadap Ruas Jalan Kota Baru- Air Nanang dengan Status Jalan Provinsi dan panjang jalan 60 Km.

 

"Dari hasil survei visual dengan metode Surface Distress Index (SDI) per 200 m, diketahui bahwa Ruas Jalan Kota Baru - Air Nanang pada Sta.  00 + 000 sampai dengan Sta.  60 + 000 mengalami kondisi rusak berat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.  

 

Mengingat pentingnya jalan Kota Baru - Air Nanang, yang merupakan infrastruktur penghubung pusat kegiatan pada Kabupaten SBT serta dalam upaya membuka keterisolasian daerah pada Kecamatan Kilmury, maka kami memohon untuk dapat menjadi perhatian dalam penanganan pembangunan jalan tersebut. 

 

Menyikapi itu, Konstansius Kokatfeka mengatakan bersama Ketua Fraksi NKRI DPRD SBT Munawir Kubal dan Sekretaris Fraksi PDN Fathul Kwairumaratu. Meraka melakukan koordinasi dan upaya cepat dengan Pemda SBT melalui Pelaksana Harian (Plh) Bupati Syarif Makmur, untuk melayangkan surat ke  Kepala BPJN Wilayah XIV Maluku dengan perihal permohonan penanganan ruas jalan Kota Baru - Air Nanang.

 

"Hari ini langkah yang diberikan secara cepat adalah Pemda SBT melalui Plh Bupati SBT Syarif Makmur. Telah mengeluarkan surat permohonan kepada Kepala BPJN Wilayah XIV Maluku untuk mengusulkan percepatan program ruas jalan dari Werinama ke Kota Baru dan  Kota Baru manuju Air Nanang,"kata Kokatfeka.

 

Kokatfeka mengatakan, saat ini BPJN Wilayah XIV Maluku menanti selembar surat dari Pemda SBT untuk ditindaklanjuti dalam rapat dengan Dirjen Bina Marga Melalui Kementrian PUPR. "Sesuai hasil koordinasi dengan pihak terkait, Dirjen Bina Marga menunda rapat yang katanya digelar secara virtual demi menanti sepucuk surat dari Pemda SBT. Itu perkembangan terkini,"jelas Kokatfeka.

 

Persoalan ketertinggalan Kecamatan Kilmury yang membuat warga menderita itu kata Kokatfeka, merupakan kondisi  kemanusiaan yang menembus semua sekat jiwa. "Alhamdulillah, kondisi Kecamatan Kilmury kini menjadi perhatian Pemerintah Pusat saat ini,"kata Kokatfeka.

 

Di tempat sama Sekretaris Fraksi PDN DPRD SBT Fathul Kwairumaratu meminta untuk  kondisi pembangunan jalan di Kecamatan Kilmury menjadi perhatian bersama. Baik Pempus Pemprov dan Pemda. "Saya atas nama wakil rakyat mengajak semua pemangku kebijakan dari Pusat, Pemprov hingga Daerah. Baik Legislatif maupun Eksekutif dan Kementrian terkait untuk persoalan Kecamatan Kilmury menjadi tanggungjawab bersama,"harapnya.

 

Kata Fathul, walaupun dirinya sebagai Anggota Komisi A DPRD namun tugas morilnya sebagai wakil rakyat harus terlibat langsung dalam perjuangan ini. "Karena ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. Memang saya di Komisi A.  Akan tetapi tugas dan tanggungjawab moril tidak bisa saya lepas," ucapnya.

 

Fathul hanya bisa mengharapkan, langkah yang dilakukan bersama Pemda SBT dapat direspon baik oleh BPJN Wilayah XIV Maluku dan Kementrian terkait. "Mudah-mudahanlah apa yang kita buat hari ini bisa direspon langsung oleh kementrian berwewenang  dan juga oleh Balai Jalan dan Jembatan Wilayah XIV Malkuku,"harapnya.

 

Selaku anak kandung Kecamatan Kilmury Fathul menyampaikan ungkapan terimakasih atas koordinasi dan kerja cepat yang dilakukan Komisi C melalui Kokatfeka. Hingga Pemda juga dengan cepat. "Saya berterimaksi atas semua partisipasi bagi semua elemen yang bersedia membantu,"ucapnya.

 

Selain itu, Ketua Fraksi NKRI DPRD SBT Munawir Kubal dengan tegas menyampaikan  sikap komitmennya kepada BPJN Wilayah XIV Maluku. Bahwa persoalan ruas jalan Kota Baru - Air Nanang harus menjadi perhatian serius. 

 

"Karena SBT sejak terbentuk sesuai undang-undang 40 tahun 2003 sampai saat ini dari APBD 300 juta sampai angka triliun dan sampai pada penetapan APBD 2021 masih dibawah satu triliun juga. Itu artinya semua kebutuhan Infastruktur pembangunan di SBT, terutama di Kecamatan Kilmury tidak akan tercapai,"jelasnya. 

 

Munawir juga meminta keseriusan Provinsi Maluku dalam menyelesaikan persoalan jalan Werinama Kota ke Utian Lima. Pasalnya, tuas itu masuk dalam jalan provinsi namun belum datap diselesaikan pekerjaannya. "Tahun 2020 dianggarkan 9 milyar, tahun 2021 5 milyar. Tapi pekerjaan masih meresahkan masyarakat setempat. Seperti di Desa Osong, Gusalaut dan Tum,"katanya. (HN-Yan)