Bahrum Wadjo, Desak BPMD SBT Cairkan DD

Bahrum Wadjo, Desak BPMD SBT Cairkan DD

Bula, hunimuanews - Keterlambatan pencairan Dana Desa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur. Mulurnya waktu pencairan kembali terjadi dengan alasan keterlambatan pelaporan DD 2016 oleh pihak Desa. Hal ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Fraksi Partai Demokrat, Bahrum Wadjo, di Kantor DPRD SBT pasca sidang penyampaian KUA-PPAS, Jum'at (24/11)

Wadjo secara Lugas mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya menghimbau kepada Pihak BPMD SBT agar segera mengambil langka agar pencairan Dana Desa tahap pertama di beberapa Desa yang belum melakukan pencaiaran segera dicairkan.

Lanjut Wadjo, “jika Pihak BPMD tidak cepat mengambil langaka, maka secara tidak lansung pihak BPMD SBT ikut menghambat proses pencairan Dana Desa, maka Fraksi Partai Demokrat di DPRD SBT akan mengawal masalah ini sampai tuntas”.

"Pemdes tidak mampu mencairkan Dana Desa, berarti Pemdes ikut menghambat kinerja di Desa dan Fraksi Partai demokrat akan mengawal hingga tuntas," Kata Wadjo

Politisi Demokrat yang biasa di sapa BW tersebut, menuturkan, "memasuki pengujung akhir tahun anggaran ini, jika tidak dicairkan maka secara otomatis akan dikembalikan ke kas Negara, sehingga menimbulkan kerugian besar terhadap Rakyat, Desa dan Pemerintah Daerah".

"Jika di penghujung tahun, anggaran ini akan dikembalikan maka Rakyat rugi, Desa rugi dan pemda rugi,"Sesal Anggota DPRD asal Dapil III (Kecamatan Seram timur, Tutuk tolu, Kiandarat,Kelimury, Lian vitu).

Untuk itu, sebagai Fraksi Demokrat mendesak Bupati Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas agar segera mengeavaluasi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) SBT, Jafar Kwairumaratu terkait denga persoalan ini, kerena dinilai lamban dalam merespon keterlambatan pencairan Dana Desa" Tegas Wadjo

"Bupati harus jujur melihat persoalan ini, dan pantas dievaluasi atau tidak??. Jika ini terus berlanjut maka Saya ajak Kades-kades untuk bersama-sama datangi BPMD" Tutupnya. (HN - FL)