ASPEM SBT Terus Bergerak

ASPEM SBT Terus Bergerak

Bula, ASPEM IWN (Asosiasi Pengusaha Muda Ita Wotu Nusa) Kabupaten Seram Bagian Timur meminta kepada Pemerintah Daerah SBT, agar memprioritaskan sector kelautan dan perikanan sebagai Leading Sector ekonomi yang menunjang PAD SBT saat ini dan kedepan. Selain itu sector kelautan dan perikanan diprioritaskan dengan tujuan menjawab persoalan sosial pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat ekonomi pesisir (Nelayan) di wilayah SBT. Selasa, (21/02/2017)

Secara Lugas, Ketua ASPEM IWN Kab. SBT, Fahri Kilwouw putra Ita Wotu Nusa, asal Pulau Gorom yang memiliki semangat Entrepreneur nya sebagai distributor perikanan meyakinkan kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat bahwa menyelesaikan masalah-masalah kesejahteraan ekonomi masyarakat SBT saat ini harus dimulai dari laut, disamping sector lainnya yang juga begitu menjanjikan.

“Untuk mengelola potensi perikan SBT saat ini Pemerintah Daerah SBT harus menggandeng Pihak Swasta secara khusus pengusaha-pengusaha putra Daerah SBT disamping itu investor juga menjadi bagian penting untuk sama-sama bergerak meningkatkan produksi perikanan SBT yang menjanjikan. Menjadi persoalan saat ini adalah sistem dan sarana pendukung tangkapan nelayan masih bersifat tradisional dan bahkan infrastruktur Perikanan SBT sangat memprihatinkan dan masih jauh dari SOP yang di miliki bila dibandingkan dengan kabupaten lain di Indonesia”

Disela kesibukan mengurus hasil produksi dan tangkapan Nelayan yang tengah berjalan hingga memasuki satu tahun terakhir ini Fahri mengaku masyarakat di pesisir kepulauan Gorom dan Wakate merasa kagum dengan hasil tangkapannya mengalami peningkatan harga yang melambung jauh dari sebelumnya. Ia juga menyebutkan hasil tangkapan dan distribusi  nelayan saat ini harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah.

“Untuk hasil tangkapan nelayan mencapai 60 hingga 70 Ton/bulan. Sejak beroperasi dalam beberapa bulan terakhir kami baru mengupayakan dua Armada Kapal yang berkapasitas GT-30 yang mengangkut hasil tangkapan Para Nelayan di Gorom dan Wakate, dua kapal tersebut beroperasi secara rutin Ambon-Gorom melayani kegiatan produksi saat ini. Kami optimis akan menambah berberapa jenis kapal yang berkapasitas 60 hingga 70 GT untuk mendukung operasional sector kelauatan agar merubah kondisi perekonomian masyarakat Nelayan” Tegas Fahri Ketua ASPEM IWN (Asosiasi Pengusaha Muda-Ita Wotu Nusa) Kabupaten Seram Bagian Timur. ( HN0020217 )