Anggota DPRD Maluku Tinjau Sekolah Rusak di SBT

Anggota DPRD Maluku Tinjau Sekolah Rusak di SBT
Anggota DPRD Maluku Tinjau Sekolah Rusak di SBT

BULA, hunimuanews.com - Anggota DPRD Provinsi Maluku,  Ali Kolatlena  meninjau gedung SMA Negeri 9 Seram Timur yang rusak. Sekolah yang terletak di desa Adm. Rumfakar,  Kecamatan Kian Darat,  Kabupaten Seram Bagian Timur ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah Provinsi.


Kolatlena menyebutkan kerusakan pada beberapa gedung sekolah itu sudah termasuk dalam kategori rusak parah, Sehingga Ia berharap pemerintah provinsi segera mengalokasikan aggaran untuk rehabilitasi gedung  tersebut di tahun 2021.


Politisi Gerindra ini menilai kerusakan yang telah terjadi bertahun-tahun itu seperti sengaja dibiarkan, Ia menyayangkan karena hal itu tidak sejalan dengan tujuan pemerintah dalam membangun dan memajukan pendidikan di Indonesia. 


"Kalau kita lihat ini cukup miris ya,, karena sangat kontraproduktif dengan semangat pemerintah untuk membenahi pendidikan di provinsi  Maluku", ungkap Kolatlena kepada media ini, Selasa (10/2/2019)


Sebelumnya,  Kolatlena mengatakan kunjungan pada sekolah SMA Rumfakar ini berdasarkan informasi yang diperoleh dari media sosial, ada beberapa foto yang diunggah oleh warga yang merasa prihatin dengan kondisi bangunan sekolah tersebut.


Dengan informasi itu, Kolatlena menjelaskan sebagai anggota DPRD langsung merespon  dan meninjau langsung di lapangan.  Dirinya juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan komisi 4 yang membidangi masalah pendidikan.


Menurutnya, dari fakta yang ditemui saat ini di lapangan tentu akan ditindaklanjuti,  dan disampaikan kepada pimpinan serta komisi yang membidangi masalah tersebut. 


Selain itu, ditempat yang sama ketua komite SMA Negeri 9 Seram Timur,  Yakin Tokamadoran, kepada media ini mengatakan dengan adanya kunjungan anggota komisi 1 DPRD provinsi  ini, semoga dapat membawa perubahan pada sekolah tersebut. 

"kami sangat berharap uluran tanggan dari pemerintah provinsi Maluku, semoga 2021 kami sudah mendapat bantuan perbaikan gedung dan memperoleh fasilitas penunjang lainnya", harapnya


Tokamadoran mengungkapkan kerusakan pada beberapa gedung sekolah tersebut sangat menganggu aktivitas belajar siswa,  pasalanya apabila musim hujan beberapa ruang kelas sudah tidak dapat digunakan. 


Ia juga mengungkapkan, dalam beberapa tahun ini,  mereka meminjam gedung beserta fasilitas penunjang lainnya di SD Negeri Kian Darat untuk menggelar ujian sekolah dan ujian Nasional,  bahkan ada beberapa laptop dan komputer warga yang juga digunakan. (HN-03)