Akses, Aspek Kritis Ketahanan Pangan

Akses, Aspek Kritis Ketahanan Pangan

 

 

BULA,Hunimuanews-Wakil bupati kabupaten Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri mengatakan, pembangunan ketahanan pangan memerlukan  penanganan secara terintegrasi dan saling bersinergi antar sektor  dan sub sektor.

 

“Kemampuan kita sebagai aparatur pemerintah sangat dituntut untuk selalu peka terhadap segala kondisi yang terjadi,”ungkap Alkatiri menyampaikan sambutan pada pembukaan Pertemuan Analisis Akses Pangan provinsi Maluku di gedung Serbaguna, kota Bula, Selasa (10/4).

 

Oleh sebab itu, lanjutnya diperlukan upaya yang terarah dalam mewujudkan target capaian pembangunan ketahanan pangan.

 

Mantan anggota DPRD provinsi MAluku ini menjelaskan, dalam kerangka ketahanan pangan,  aspek keterjangkauan pangan atau akses pangan merupakan aspek kritis,  selain aspek ketersediaan dan pemanfaatan pangan untuk mencapai ketahanan pangan berkelanjutan.

 

“Kejadian kerawanan pangan yang terjadi tidak semata-mata karena ketidak cakupan pangan,  akan tetapi lebih banyak disebabkan adanya gangguan akses pangan,”ingatnya.

 

Hal itu, lanjut Alkatiri, menyebabkan individu atau rumah tangga tidak dapat mengkonsumsi pangan dalam jumlah cukup.

 

Karena itu, diharapkan kepada aparatur pemerintah yang menangani pembangunan ketahana pangan  dapat mengenali hambatan yang akan terjadi di wilayah, serta memfasilitasi upaya-upaya  untuk mengatasinya.

 

“Sehingga pasokan pangan dapat menjangkau masyarakat dengan lancar dari waktu ke waktu,”harapnya.

Dikatakan, perumusan kebijakan akses pangan dapat dilakukan dengan menggunakan instrumen analisia akses pangan.

 

“Pada tahap selanjutnya dapat dilakukan upaya pengembangan akses pangan masyarakat ,”ujarnya.(HN-MB)