75 Tahun Merdeka, 7 Kecamatan di SBT Tak Nikmati Listrik, Ini Sikap Komisi C di Ambon

75 Tahun Merdeka, 7 Kecamatan di SBT Tak Nikmati Listrik, Ini Sikap Komisi C di Ambon

BULA, hunimuanews.com - Sejak 1945 Indonesia merdeka, hingga kini negara berusia 75 tahun. Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku, belum disinari listrik secara merata. Seperti terjadi pada tujuh titik di SBT. Diantaranya Kecamatan Kilmury, Teor, Kesuy, Seram Timur, Kian Darat, Ukar Sengan, dan Pulau Panjang.

 

Personal PLN di negeri bertajuk Ita Wotu Nusa ini berulang kali diperjuangkan Komisi C DPRD Kabupaten SBT. Namum tidak ditanggapi dengan serius oleh pihak PLN di Kota Ambon. Hal ini terbukti dengan sikap DPRD SBT yang selalu mendesak PLN Wilayah Maluku Maluku Utara untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakatnya.

 

Untuk itu diketahui, Komisi C DPRD SBT pada Rabu, 19 Agustus 2020, kembali menduduki Kantor PLN Wilayah Maluku Maluku Utara, untuk mendesak pihak terkait mempercepat peneragan saluran listrik di tujuh kecamatan tersebut. "Hari ini Komisi C DPRD SBT kembali mendesak agar PLN Wilayah Maluku Maluku Utara, mempercepat pemerataan peneragan listrik di SBT" ucap Hasan Day, salah satu anggota komisi C saat dikonfirmasi media ini via telpon.

 

Hasan Day menjelaskan, kehadiran Komisi C DPRD SBT dengan tegas mendesak pihak PLN Wilayah Maluku Maluku Utara, segara dengan cepat memberikan kepastian soal peneragan listrik di SBT. "Khususnya di tujuh wilayah yang belum menikmati listrik itu" tutur Day. 

 

Sekretaris Fraksi PKS itu juga mengatakan, pertemuan tadi di Ambon, Komisi C DPRD SBT Kemabli dijanjikan pihak PLN Wilayah Maluku Maluku Utara, mulai dari Januari 2021 sampai dengan Juni  2021, persoalan PLN di SBT sudah bisa terselesaikan. "Insyaallah pada Januari sampai Juni 2021 persoalan PLN di SBT bisa dapat diselesaikan" katanya.

 

Selain itu lanjut Day, di akhir 2020 ini, PLN Wilayah Maluku - Maluku Utara, akan meninjau tujuh kecamatan yang belum merata penerangan listrik itu. "PLN Wilayah akan kunjungi Kilmury dan enam titik lainnya di akhir tahun ini" ucapnya. (HN-Opan)